Home / Dipantara / Seni Sastra / Sajak-sajak Roman Nama*

Sajak-sajak Roman Nama*

.

..

SAJAK BURUNG DAN ORANG


Burung burung terbang ke gunung gunung

Orang orang berkunjung ke gedung gedung

Burung burung murung

tika gunung penuh gedung

Orang orang riang

tika gedung penuhi gunung
.

Ada hukum dan hutan lindung

Tetapi burung burung murung

Ada bencana dan tanah tandus

Toh, orang orang makin riang. Liar

.
Burung burung…

Orang orang…

Dunia melangkah pincang.

Ada yang hilang?

.


Kupang, 19 Maret 2016
*

(Sumber gambar: majalahburungpas.com)

*

**


BENIH               

Buat 4 perempuan: dua perempuan mengisahkan ibunya pada dua perempuan yang nanti pun mengisahkan ibunya.


Ibuku berjalan dalam peluh

Matahari selalu dijunjung di kepala

Kelembutan terpaksa mengeras perkasa

.

Ibuku berjalan dalam hujan

Peluh sepenuhnya menguap ke langit

Kelembutan punya batas bendung ketebalan mendung

.
Ibuku berjalan dalam pilu

Keluh kesah melebam-radang ke ulu hati

Rasa pahit dikunyah tak habis habis
.

Ibuku berjalan dalam resah

Di lintasan pura pura tenang tertawa, sedang

jiwanya gelisah dikejar kejar.

Hantu hantu sosial yang bawa palu dan paku.

.

Ibuku… ibuku berjalan dalam diam

Sendiri dan sampailah di Hule-Palanini

Pohon pohon kelapa di matanya adakala menatap hampa

.

Di sinilah peluh itu menjadi hujan

tanpa suara jatuh genangi tanah

Dahaga segala benih yang risau.

.
Kupang, Awal Desember 2016

*

**

MENDUNG DALAM JUMLAH YANG TAK SEIMBANG

Akan melingkar buruk

Rapuh tanah kering

Aku haus

Lapar

Susah

Siksa

Sial

Tambah khawatir dalam kelesuan
.

Harapan menguning gugur

Patah

Retak dan

Semangat rupa garis putus putus

Kusut

Hitam-hujan

Mendung dalam jumlah tak seimbang

Gulungan belenggu ukuran panjang

Tampak sangat hidup. Seram

Menyerangku sampai mampus
.

Kupang, 17 April 2017

*

*) Penyair tinggal di Adonara, Flores Timur, NTT. 

(Foto: dok. pribadi penyair)


Check Also

Puisi-puisi Muhammad Lutfi*

* ** SAJAK ANAK PIATU Wajah anak piatu Terasing dari rumah Menyeret asa dan kelabu …

Cerpen: Runtuhnya Tembok Yerusalem

(Sumber gambar: bayuajitour.co.id). Oleh: Rian Odel* Pada permulaan, di sebuah tempat yang dipenuhi oleh pepohonan …

One comment

  1. Puisi adalah teriakan dalam sunyi dan diam.

    Puisi-puisi ini membuat diriku tak perlu membaca Khairil Anwar, Wiji Thukul, ataupun Rendra dalam puisi-puisi mereka. Sebab, di sini, pada syair-syair Bang Roman ini, aku susah melangkah pulang pada mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *