Home / Dipantara / Seni Sastra / Puisi-puisi Natalia Boleng*

Puisi-puisi Natalia Boleng*

 

Rintihan Awal Musim Semi

Musim semi akan datang? Mungkin!
Namun di sana sini terdengar tangisan bayi-bayi kelaparan
Tangisan itu semakin memekakkan telinga.

Tapi di sekitarku terdengar semua orang bersorak
Sebentar lagi musim semi
“Musim semi akan datang?”
Mereka bersorak dengan wajah ironis.

 

(Foto: https://goo.gl/images/yqfpmm)

 

 

Tatapan Sepi

Dalam diam kumerenung
Menatap yang jauh di sana

Apa yang kucari?

Semua sepertinya hampa, tak berbentuk
Lalu sampai kapan?

Di sini aku berharap
Dan terus berharap
Mencari dan menatap dalam sepi.

 

Tentang Pusara

Di sana kau berdiri mematung, dalam gelap
Kau bersuara dalam sepi, tanpa kata
Tatapanmu nanar
Memandang dia yang telah menjadi abu.

“Kapan kau beranjak?” tanyaku

Kau terus membersihkan telinga
Sampai lupa bahwa telinga harus mendengar.

 

*) Penyair adalah mahasiswi Universitas Sanata Dharma

 

Check Also

Puisi-puisi Vallentino*

(Sumber gambar: notepam.com). DINGIN Kita adalah dua hal berbeda tanpa namayang sungguh membenci musim dingin.Sebenarnya …

Puisi-puisi Theresia Avila*

(Sumber gambar: menujuabba.com). DOA Puisi tak berjudul Suluh mengantar harapPada Yang Kuasa Untuk berserah Ende, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *